Selasa, 02 September 2014

Sempurnakan sudut pandang kita dg Syukur


Terkadang kita menganggap dan memandang hidup orang lain jauh lebih baik dari kehidupan diri kita, jauh lebih sukses, lebih mapan, lebih bahagia, dan mungkin juga lebih sempurna dari sisi segalanya.

Semua itu adalah anggapan yg muncul dari pikiran kita sendiri. Padahal belum tentu sepenuhnya hal itu benar.
Banyak diantara mereka juga berfikiran yg sama dgn kita, menganggap kehidupan diri kita ini jauh lebih baik, lebih sukses, lebih mapan, lebih bahagia, dan lebih sempurna dibandingkan kehidupan mereka. Inilah yg namanya sudut pandang.
Banyak diantara kita mempunyai sudut pandang yg berfokus kepada orang lain bukan pada diri kita sendiri sehingga  anugerah Allah yg begitu luar biasa kepada diri kita seakan2 tidak terlihat sama sekali.

"Sungguh, Nikmat dari Tuhan Mu yang manakah yang kamu dustakan???"

Sabtu, 30 Agustus 2014

Cinta Sejati...

Dalam hidup yg kita jalani, kadang ada hal2 yg di luar kemampuan kita untuk memperkirakan apa yg bakal terjadi. Allah telah memperjalankan kita pada sebuah kehidupan dunia yang mau tidak mau kita harus kita jalani. Apakah itu sesuai dengan harapan dan impian kita ataupun yg tidak sesuai dg harapan dan impian kita. Sang Maha sutradara telah mengatur skenarioNya....
Ketika kita merasa hidup ini telah sempurna, perjalanan hidup yg kita anggap lempeng2 aja bagi kita, mulai masa kanak2, belia hingga dewasa. Proses hidup telah kita jalani, hilir mudik kita mengenal orang, ada yg datang dan ada yang pergi. Tanpa kita sadari setiap interaksi yg pernah kita lakukan pada masa lalu ternyata ada yg membekas dlm hati seseorang. Seseorang yang pernah dekat dengan kita dan tanpa kita sadari  ada hati yg terluka di luar sana krn memikirkan kita, menginginkan kita dg segenap hati dan jiwanya. Perih krn  hrs membiarkan luka itu menganga tanpa dia sanggup mengobatinya, dia korbankan hidupnya demi melihat kita bahagia. Dia menjaga luka hatinya selama bertahun tahun...demi rasa yg tdk pernah sanggup diungkapkan...(apakah itu adalah cinta sejati..?)

Kamis, 21 Agustus 2014

Setelah sekian lama...

Masa itu sudah sepanjang 2 tahun, yah..2 tahun dari aku menulis di blog ini. Liku dan perjalanan hidup seseorang memang tak bisa ditebak. Bagai roda berputar, maka posisi itu akan terus berputar dari bawah ke atas, ke bawah dan ke atas lagi. Akan terus berlanjut seperti itu hingga tutup usia kita dan berhentilah roda kehidupan tersebut. Jadi jangan pernah berharap bahwa kehidupan kita akan terus berada di atas dan tidak juga kita akan selamanya di bawah. Aku selalu percaya dan yakin Allah selalu memberikan hal yang terbaik bagi setiap hambanya. Naik turun, pasang surut kehidupan sudah terukur bagi setiap kita hamba Allah. Kita hanya perlu berikhtiar dan terus berusaha. Sabar dan Sholat akan selalu menjadi penolong bagi kita.

Mungkin orang lain tidak akan bisa tau keajaiban demi keajaiban yang aku rasakan dan alami. Yang mereka tau kini aku tidak lagi memiliki materi yang dulu pernah aku miliki. Kehancuran bisnisku bbrp waktu yang lalu, masih cukup membekas. Dalam kondisi ini, aku jadi tau mana teman sejati mana teman yang hanya butuh kita saat kita sedang berkantong tebal. Sejalan dengan itu aku mendapatkan komunitas baru yang bisa membuatku berarti,menjadi hidup kembali dan bisa menerangkan kembali lilin yang sempat redup dan kami tetap bisa menjalani hidup dengan normal. Ibarat pepatah, mati satu tmbuh seribu. Dan  hal itu membuatku semakin merasakan betapa besar rahmat dan berkah yang Allah berikan buat kami sekeluarga...

Memang tidak mudah untuk memulai semuanya kembali. Aku jadi terlalu berhati2, tidak berani ceroboh lagi apalagi berspekulasi untuk hal hal yang belum jelas.

Yang pasti saat ini, aku tidak butuh mencari sukses dalam pandangan orang, aku hanya perlu dan sangat mengejar SUKSES dalam pandangan yang Maha Sempurna Allah SWT..
Semoga aku bisa terus istiqomah di setiap langkahku untuk meraih ridho Allah, apapun proses hidup yang harus aku lalui..

Senin, 25 Juni 2012

Cake jadi Cookies

Beberapa hari yang lalu seorang teman datang berkunjung ke rumah dengan membawa oleh2 cake pisang dan bolu gulung. Yaa berhubung saat itu di rumah kami tidak ada makanan cemilan ( hϱϱ..hϱϱ..hϱϱ...), jadilah kue oleh2 tersebut kami buat suguhan. Setelah tamu pulang, itu kue masih nyisa masing2 separuh potong. Aku pikir sih buat anak2 paling tar malam atau pagi masih mau dimakan lagi.
Eeee..sampe 2 hari itu kue dianggurin aja, gak ada yg noel sedikitpun. Sementara aku agak mengurangi makanan kudapan dari tepung terigu    (​​☺hë•⌣•hë•⌣•hë•⌣•hë☺, diet nih ceritanya..).
Pagi ini aku ambil itu kue2, aku potong tipis dan kecil-kecil, aku olesi blueband dan taburi gula pasir. Yah kutata deh dalam loyang. Aku panggang hingga kering. Saat proses memanggang rupanya aroma kue tercium oleh kakak Rafy anak sulungku, dia bilang "hmmm...wanginya enaaaakkkk". Ah dasar si kakak...
Tereteeeetttt...kuenya sudah matang. Cake sisa yang gak kemakan sejak kemarin akhirnya menjadi kue cookies yang renyah. Dan ternyata anak-anak suka. Gak nunggu lama cookies udah habis dicemilin anak-anak sambil nonton televisi. 
Hmm..alhamdulillaaaaahhh, akhirnya kue ini tidak mubadzir.

Entri Populer

 
Blogger Templates