Sebuah kata yg kita ada di dalamnya, "Indonesia". Kita adalah rakyat, yang menopang bangsa. Kekuatan bangsa adalah kekuatan rakyat, kekuatan ekonomi. Kekuatan suatu bangsa sangat ditentukan oleh sektor swasta yaitu seberapa besar pengusaha/enterpreneur yang bisa menjalankan bisnisnya dg sukses, jika sektor swasta kuat maka kuatlah suatu bangsa. Dari data yg ada, untuk menjadi bangsa yang kuat, Indonesia sebenarnya hanya membutuhkan 2% dari jumlah penduduknya yang bisa menjadi pengusaha/enterpreneur yang kuat. Sebagai perbandingan, amerika sudah memiliki 11% enterpreneur kuat, Jepang sudah memiliki 6,6% enterpreneur kuat. Mereka sudah bisa dikatakan negara yang kuat. Sementara di Indonesia saat ini hanya memiliki 0,18% pengusaha/ enterpreneur kuat. Sangat jauh dari target. Itulah mengapa Indonesia tdk dpt maju, masih terus jalan ditempat. Mengapa demikian? Karena kita tidak tau karakter kita. Kita tidak tau apa yang kita bela sebagai bangsa. Kita seolah bukan tuan rumah di negeri sendiri, hal ini terbukti dari data :
- Pasar textile 80% dikuasai produk asing
- Pasar farmasi 80% dikuasai produk asing.
- Industri teknologi 92% dikuasai produk asing
- Pasar induk cipinang tdk lagi ada produk lokal.
- Pasar farmasi 80% dikuasai produk asing.
- Industri teknologi 92% dikuasai produk asing
- Pasar induk cipinang tdk lagi ada produk lokal.




