Sabtu, 27 Februari 2010

Alhamdulillah..target bulan ini terpenuhi

Goals setting memang sangat membantu kita untuk memacu apa yang menjadi target dan impian kita. Menyusun strategi dan langkah-langkah apa yang harus ditempuh merupakan setting akibat dari tujuan yang ingin terpenuhi. Keinginan besar dengan ikhtiar dan pikiran yang mengundang keinginan untuk terjadi, merupakan suatu proses awal menuju daya LOA.
Bulan ini 2 target telah terpenuhi. Target pertama untuk memiliki sebuah kendaraan roda 4 yang bisa berfungsi untuk kebutuhan keluarga dan usaha telah terpenuhi, sebuah Xenia Li Deluxe+ sudah saya miliki. Sungguh luar biasa buat saya, karena target ini bisa terpenuhi lebih cepat dari yang aku harapkan. Dan target penjualan sandal 10.000 pasang juga sudah terlampaui, bahkan melebihi yang sudah ditargetkan, yaitu menginjak nilai 13.000.
Syukur alhamdulillah Allah memberikan jalan kemudahan.

Sebuah reward dari Dhiif's berupa blackbarry bold akan segera aku miliki, inipun sungguh di luar dugaan.

So.. bayangkanlah segala kemudahan dalam mencapai keinginan, maka kita akan mendapatkan kemudahan itu. Bayangkanlah betapa enak bisa memiliki sesuatu, maka kita akan memiliki sesuatu itu.
Bersama kekuatan pikiran, kekuatan ikhlas dan ikhtiar, kita bisa mencapai goal kita. Amin...

Selasa, 26 Januari 2010

Menyongsong masa depan hakiki

Sering terucap, terdengar dan dibicarakan tentang "masa depan". Aku ingin punya masa depan yang cerah, aku ingin masa depan anak2ku kelak sukses. Aku ingin mesa depan yang begini..begitu..
Pernah terpikirkah oleh kita, apa itu masa depan?
Dulu saat SD masa depan adalah kelak kita lulus, masuk SMP favorit, lulus, masuk SMU favorit, lulus, masuk perguruan tinggi yang sesuai dengan cita-cita kita, lulus kuliah dengan nilai cumlaude. Semua keluarga dan kerabat merayakannya dengan cuka cita.
Di saat telah Lulus kuliah dan wisuda, ternyata masa depan bukan di sini, belum juga dapet pekerjaan dan menghasilkan pundi-pundi rupiah untuk kelanjutan hidup. Akhirnya kita berusaha kembali meraih masa depan yang selalu diimpikan, bisa bekerja di perusahaan bonafid, gaji besar, punya rumah, punya mobil. Apakah ini masa depan yang kita cita-citakan?
Ternyata belum juga cukup. Untuk apa semua yang sudah kita dapatkan bila kita tidak memiliki keluarga, memiliki seorang suami atau istri untuk kemudian kita dapat memiliki keturunan. Sebuah keluarga yang utuh tentu akan menambah dan menghiasi masa depan yang kita impikan.
Lantas, apakah ini masa depan? aha...ternyata masa depan itu selalu apa yang kita bayangkan di waktu yang akan datang, bukan hari ini, bukan saat ini. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, masa depan akan kita lalui, tanpa kita bisa memilih apakah yang akan kita lalui itu baik atau buruk, sedih atau gembira, miskin atau kaya.
Artinya, kejadian yang menimpa kita saat ini adalah masa depan kita di masa yang lalu.
Dan Masa depan yang hakiki adalah tujuan akhir hidup kita. Sudahklah kita melakukan sesuatu untuk menggapai masa depan yang hakiki? Kehidupan akhirat yang semua orang akan mencapai kehidupan ini.
Hiduplah untuk masa depan hakikimu, bukan masa depan dunia yang tak akan habis meski sebesar usaha apapun kita ingin meraihnya.
Hidup untuk masa depan hakiki akan membuat kita selalu terdorong untuk manjadi manusia yang bisa bermanfaat bagi orang lain.
Hidup untuk masa depan hakiki membuat kita selalu semangat dalam beribadah
Hidup untuk masa depan hakiki membuat kita selalu ikhlas dalam menghadapi cobaan hidup, semua akan kita lakukan hanya karena ingin mencapai ridho Allah SWT.
Hidup untuk masa depan hakiki membuat kita bisa mencintai suami, anak dan sanak saudara kita dengan hati yang tulus. Cinta yang kita rasakan hanya karena kita sangat mencintai Allah SWT.
Sungguh Allah sangat menganugerahi kita kehidupan yang sempurna di dunia ini. Masihkah kita akan menyia-nyiakan waktu kita untuk berbuat keegoisan, kesombongan, emosi yang tak berujung, yang sama sekali tidak memberikan implikasi yang bermanfaat untuk kehidupan masa depan hakiki yang kita impikan.

Kamis, 21 Januari 2010

Sengsaranya sakit gigi...

Pagi seperti biasa, aku mulai dengan rutinitas baca email, update blog, surving2, pasang iklan. dan tuiiiinggggg.........kenapa gigiku mendadak sakit dan ngilu banget. Waduh..belum sarapan lagi, padahal perut udah keruyukan. Demi sang buah hatiku, aku paksakan untuk makan dan menelan seadanya supaya dia ikut makan. Ampun nyeri banget gigi geraham belakangku ini.
Niatnya mau beli anti nyeri kayak ponstan, tp inget kondisi hamil, tidak jadi. Niatnya tar sore ke dokter aja ah cabut gigi. Tapi pernah dengar teman kalo hamil gak boleh cabut gigi. Hayah..makin terbayang aja bakal kumat sakit gigi sepanjang 5 bulan ke depan.
Coba survin- surving dan tanya OM google tentang cabut gigi bagi wanita hamil, dubraaak...ternyata betul, sangat disarankan bahwa wanita hamil jangan melakukan tindakan cabut gigi. Rasa sakit yang mungkin timbul saat cabut gigi dapat menyebabkan kandungan kontraksi dan bisa menyebabkan bayi lahir prematur. Yeh, jangan sampe deh.
Akhirnya pasrah aja, kunikmati sakit gigi sambil terus meneruskan aktifitas. Ya Allah semoga ini ikhtiarku. Aku rela menahan sakit gigi ini asal kandunganku tetap sehat tanpa resiko.
Apa yang harus dilakukan mungkin harus tetap menjaga kebersihan gigi agar tidak sering terjadi infeksi. Karena ternyata sakit gigi karena gigi berlubang disebabkan oleh infeksi pada syaraf-syaraf gigi.

Rabu, 06 Januari 2010

Pagi yang sangat nyaman dan damai

Kala Pagi mulai menampakkan cahayanya, aku terhenyak dari tidurku, kulihat jam di handphone sudah menunjukkan pukul 05.22. Astaghfirullah...!! udah siang...Segera aku bangun dan ambil air wudlu untuk sholat shubuh, semoga saja Allah masih menerima sholat subuhku yang sedikit terlambat. Selepas sholat subuh, kubangunkan Rafy untuk segera mandi dan menyiapkan sekolahnya. Tapi kagetnya aku saat dia marah karena aku telat membangunkannya. Rupanya dia marah karena ketinggalan sholat subuh. Alhamdulillah..aku kira dia marah karena apa, oke.. bunda berjanji mulai besok bunda akan bangunkan dia lebih pagi untuk sholat subuh bersama.
Puji syukur Allah, Rafy sudah punya keinginan untuk menjalankan sholat wajibnya yang 5 waktu.
Kegiatan langsung pada kesibukan pagi, mandi, persiapan rafy sekolah, menyiapkan bekal dan minumannya. Kebetulan semalam ayah Rafy membawa sekotak dunkin donuts.
Tepat pukul 06.45 Rafy berangkat sekolah diantar ayahnya dan aku mulai berbenah rumah dan mulai menjalankan aktifitas pagi, sholat dhuha, cek email, update blog, dan siapkan pesanan pelanggan untuk jualan hari ini.
Semoga Allah memberi rejeki yang berkah di hari ini, amiinn..

Entri Populer

 
Blogger Templates