Tampilkan postingan dengan label Family. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Family. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Oktober 2014

Jika Harus Ada yang Disalahkan, itu Adalah Aku...

Anak adalah buah hati terindah, anugerah terbesar dalam setiap pernikahan. Setulus hati kita menyayangi, setulus hati kita berkorban demi bahagianya anak2 kita. Namun terkadang kondisi yang ada tidak selalu bisa memberikan kepuasan bagi sang anak.

Jika ada larangan atau sedikit teguran dari orang tua, dia sedikit protes sambil menggerutu. Duh....andai bisa nak, ayah dan bunda pasti ingin memenuhi apapun yang kamu minta. Tapi bersabarlah....sabar...tidak perlu terbawa nafsu dan emosi terhadap sesuatu yang belum waktunya kamu miliki.
Ayah dan bunda masih juga tertatih2 dlm membangun pondasi kehidupan kita lagi. Do'akanlah kami anakku..
Karena setiap apapun upaya yang ayah bunda lakukan adalah untuk kebahagiaan kalian.
Maafkan bunda sayang...karena belum bisa memuaskan hatimu, belum bisa mewujudkan impianmu. Karena sejatinya ayah bunda tidak berdaya. Tetaplah bersujud..mohonlah apapun pada sang Khalik, karena hanya Dialah yang bisa mewujudkan seluruh keinginan dan impianmu. Ayah bunda akan terus berdo'a buat kalian, malaikat-malaikat kecil bunda tersayang.....

Kamis, 04 September 2014

Untuk Anakku...

Anakku...

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke masjid,
Sebab banyak orang kaya raya tidak sanggup mengerjakannya.
Jangankan sehari lima waktu, bahkan banyak pula yang seminggu sekali pun terlupa, tidak jarang pula seumur hidup tidak pernah singgah kesana.

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke masjid,
Karena orang pintar dan pandai pun sering tidak mampu menemukannya, walaupun mereka mampu mencari ilmu hingga ke universitas Eropa juga Amerika, dapat melangkahkan kaki ke Jepang, Australia dan Korea dengan semangat yang membara, namun ke masjid tetap saja perjalanan yang tidak mampu mereka tempuh walau telah bertitel S3.

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke masjid,
Karena para pemuda kuat dan bertubuh sehat yang mampu menaklukkan puncak gunung Bromo dan Merapi pun sering mengeluh ketika diajak ke masjid, alasan mereka pun beragam, ada yang berkata sebentar lagi, ada yang berucap tidak nyaman dicap alim.

Senin, 25 Juni 2012

Cake jadi Cookies

Beberapa hari yang lalu seorang teman datang berkunjung ke rumah dengan membawa oleh2 cake pisang dan bolu gulung. Yaa berhubung saat itu di rumah kami tidak ada makanan cemilan ( hϱϱ..hϱϱ..hϱϱ...), jadilah kue oleh2 tersebut kami buat suguhan. Setelah tamu pulang, itu kue masih nyisa masing2 separuh potong. Aku pikir sih buat anak2 paling tar malam atau pagi masih mau dimakan lagi.
Eeee..sampe 2 hari itu kue dianggurin aja, gak ada yg noel sedikitpun. Sementara aku agak mengurangi makanan kudapan dari tepung terigu    (​​☺hë•⌣•hë•⌣•hë•⌣•hë☺, diet nih ceritanya..).
Pagi ini aku ambil itu kue2, aku potong tipis dan kecil-kecil, aku olesi blueband dan taburi gula pasir. Yah kutata deh dalam loyang. Aku panggang hingga kering. Saat proses memanggang rupanya aroma kue tercium oleh kakak Rafy anak sulungku, dia bilang "hmmm...wanginya enaaaakkkk". Ah dasar si kakak...
Tereteeeetttt...kuenya sudah matang. Cake sisa yang gak kemakan sejak kemarin akhirnya menjadi kue cookies yang renyah. Dan ternyata anak-anak suka. Gak nunggu lama cookies udah habis dicemilin anak-anak sambil nonton televisi. 
Hmm..alhamdulillaaaaahhh, akhirnya kue ini tidak mubadzir.

Jumat, 18 Mei 2012

Sayangilah anakmu wahai bunda...

Perempuan muda itu terus memukuli anak bayi berusia sekitar 2 tahun yang sedang tergolek tengkurap di atas kasur dengan bantal. tak puas dengan itu gulingpun lantas dia pukulkan pul;a ke kepala sang bayi. Mainan yang berada di sekitar bayipun tak luput diraih sang ibu dan dilemparkannya ke bayi tersebut. Masya Allah, ternyata tak cukup sampai di situ, sang ibupun lantas mencubit tangan dan paha bayi tersebut berkali-kali. Sang bayipun hanya menangis tersedu2
Ya Allah...
Itu adalah cuplikan video yang aku liat sore ini. Sungguh kelakuan seorang ibu yang biadab. Tega sekali memperlakukan seorang anak yang masih bayi seperti itu. Dan meskipun anak telah dewasa sekalipun, seperti tak pantas saja bila ada seorang ibu yang punya hati kejam seperti itu. 
Kabar dari adikku yang memberikan informasi video itu, itu adalah kelakuan seorang warga negara Malaysia. Pemandangan yang ironis sekali. padahal yang aku tau Malaysia terkenal dengan negara yang sebagian besar beragama Islam. Ah..tapi mungkin juga tidak heran mengingat banyak para TKI kita yang tersiksa tinggal di sana.
Pamandangan tersebut hanya sanggup aku lihat beberapa detik saja, aku tidak sanggup..yah tidak sanggup aku menyaksikan pemandangan tersebut. Itu mengingatkan aku pada anakku Sandio. Ya Allah..hanya kata2 itu yang keluar dari mulutku saat menyaksikan video tersebut. Saat kepala anak kita terbentur meja atau terjatuh saja, bagaimana kita merasa sedih dan kemudian memeluk anak kita. Kita selalu ingin melindungi anak kita.

Bunda...anak adalah anugrah terindah dalam hidup ini. Anak adalah titipan Allah yang harus kita jaga sebaik mungkin. Banyak kita liat bagaimana upaya seorang wanita yang tidak bisa punya anak, dia berobat ke sana-sini untuk bisa memiliki anak, berdo'a tiada henti, program bayi tabung, bahkan segala cara kadang dilakukan untuk bisa memperolah ana. Eeeh..ini yang sudah punya anak kok malah disiksa. 

Ya Allah.. aku hanya berdo'a semoga Engkau jadikan aku ibu yang baik bagi anak-anakku, semoga Engkau lindungi anak-anakku dan menjadikan mereka menjadi anak-anak yang sholeh dan berbudi pekerti luhur. 

Selasa, 08 November 2011

Kakak berani cabut gigi

Hari ini memang beda dari biasanya, putra sulungku Rafy mau diajak ke dokter gigi untuk cabut gigi. Padahal selama ini dia paling anti kalau diajak ke dokter. Sejak kemarin sore pulang sekolah kakak bertanya terus tentang rasanya cabut gigi. Aku menjawab sembari memberi motivasi padanya, yang intinya cabut gigi itu ngak sakit. Eh tanpa diduga sore itu dia langsung ngajak ke dokter gigi, walah...
Aku coba kontak salah seorang teman yang biasanya jadi tempat langganan aku cabut gigi, tp ternyata dia sedang di rumah sakit sedang persalinan putra ke 3 nya. Yah akhirnya nunggu hingga pagi ini, dan kakakpun setuju. 
Pagi jam 05.00 aku kontak ustadzah Rafy untuk ijin ke dokter pagi ini, dan alhamdulillah mendapatkan ijin untuk datang ke sekolah agak siang. Eng ing eng....berangkatlah aku menuju rumah ibu bersama kedua anakku pagi jam 06.00. Eh kenapa ke rumah ibu? ya karena aku mau ajak anakku ke Puskesmas aja, dan itu harus pake kartu berobat milik ibuku, ( ceritanya mau cari biaya yang murah nih...puskesmas gituloooh..hehe). Sekitar jam 07.30 aku berangkat menuju Puskesmas Buduran. Tiba di sana urus administrasi pendaftaran dan gak lama langsung dipanggil. Diperiksalah gigi besar anakku (haha..) Apa komentar dokter? "Wah gigi anak ibu gede2, gusinya sampe nggak muat nampung gigi barunya" hoalahhh....katanya lagi "ini harus dicabut beberapa supaya nggak numpuk2, supaya muat dan tumbuh rapi". Dalam hatiku "iya gpp deh dokter asal jangan kayak gigi ibunya, hihihi...". Habis gitu dengan sedikit teriakan "Aa" dari mulut Rafy, sang dokter bilang "sudah mas", hoalah...ternyata cepet banget dicabutnya. dan ternyata nggak pake disuntik. Ternyata menurut dokter gigi Rafy sudah goyang, jadi nggak perlu di suntik, sekali cabut ilang deh tuh gigi....
Inilah pengalaman pertama Rafy cabut gigi. Kesannya yang dia terima, cepet, gak kerasa, sakit cm sebentar. Dan yang paling penting, Rafy mau lagi dicabut giginya. Alhamdulillah...akhirnya berani juga Rafy cabut gigi.

Kamis, 27 Oktober 2011

Ternyata membuatku resah...


Muhammad Sandio Dwinanto adalah putra kecilku, usianya menginjak 17 bulan. Meski postur tubuhnya kecil tp sejak lahir dia terus tumbuh menjadi anak yang sehat, tidak pernah sakit yang sampai membuatku resah. Paling hanya demam bila habis imunisasi, dan itupun tidak terlalu lama, sehari sudah sehat dan ceria kembali. Pernah juga batuk pilek daan itupun tidak pernah membuatku bingung. Atas ijin Allah aku selalu sedia propolis untuk menjaga daya tahan tubuhnya. Dan itu cukup membantu. Dio kecilku selalu tersenyum meski sedang sakit. Seolah dia tidak ingin melihat bundanya bersedih. Sungguh senyumnya mampu membuatku merasa nyaman dan terhibur. Masalah apapun yang sedang aku hadapi serta merta hilang dalam sekejap. Sungguh ciptaanNya yang ajaib.
Tapi beberapa minggu ini Dio sulit sekali makannya dan senin yang lalu Dio muntah, aku hanya mengira dia masuk angin karena tidak terisi makan, hanya susu ASI dan susu formula yg masuk dlm tubuh mungilnya. Seperti biasa Dio aku beri propolis dan seluruh tubuhnya aku baluri dengan minyak kayu putih. Keesokan harinya Dio sudah sehat dan ceria kembali. Tapi semalam Dio muntah lagi, dan jumlahnya lebih banyak dari beberapa hari sebelumnya. Dan sungguh ini membuatku resah dan sedih. Dio kenapa? Pikirku dalam hati.
Eh pagi ini, seperti biasa Dio selalu ceria, berteriak-teriak dan seperti tidak terjadi apapun semalam. Tubuhnya tidak menjadi lemas dan minum susunya tetap banyak. Alhamdulillah ya Allah, Engkau telah anugerahkan makhluk indah ini padaku. Jadilah anak yang sehat. Bunda selalu manyayangimu.

Senin, 11 Juli 2011

Tahun Ajaran Baru 2011-2012 telah dimulai

Tidak terasa liburan sekolah Rafy telah usai, dan pagi nanti dia sudah mulai kembali ke sekolah.Banyak hal baru yang dimulai dari tahun ajaran baru ini. Pertama adalah memulai aktifitas sekolah dari alamat rumah yang berbeda, rumah impian yang belum sempurna terbangun. Rumah tempat kami sekeluarga memulai penyegaran aktifitas kembali. Yang kedua, Rafy harus memulai aktifitas baru di kelas yang baru, yang biasanya kelas C sekarang menjadi kelas 3 - A.Dan yang ketiga adalah penyesuaian ajaran mengaji dari metode Qiro'ati menjadi Baghdadi. Belum tau juga bagaimana perbedaan metode pengajarannya, dan alasan apa metode ini diganti oleh yayasan Sabilillah. Namun harapanku sebagai orang tua hanyalah yang terbaik buat anak2. Semoga cepat dan mudah dalam penyesuaiannya.
Selama liburan memang aku tidak mengajak Rafy berlibur ke luar kota, karena aku harus mengikuti beberapa expo dan pameran2. Dan selama mengikuti kegiatan2 ku Rafy terlihat enjoy dan happy. Akupun memulai aktifitas dengan semangat yang baru, semoga akan menjadi berkah bagiku dan bagi keluarga besarku.Amin3 ya robb.

Minggu, 05 Juni 2011

Kenapa harus ipad?

Bukan untuk bergaya atau sekedar lifestyle aku butuh sebuah ipad. Dan memang mengikuti lifestyle bukan tipeku. Tapi aku harus ON LINE, dan jika hanya sekedar untuk pasang status di facebook atau di twitter, baca dan kirim email atau browsing-browsing web, rasanya Blackberry sudah cukup. Bahkan sudah sangat nyaman dipake.
Selama ini aku banyak mendapatkan pelanggan dan melakukan penjualan lewat online, tentu saja saat melakukan promosi blackberry tidak bisa maksimal melakukannya. Misal aja di facebook, untuk upload foto baru tentu bisa dilakukan dg blackberry, tp saat hendak share ulang gambar produk2, sudah tdk bisa. Kemudian untuk promo melalui situs iklan gratis, loading web terlalu lama, dan tampilan menu sering tidak sempurna sehingga sulit juga dilakukan. Jadi singkatnya kegiatan promo tetap harus menggunakan netbook. Hmm, kalo misal aku cari pembantu yang bisa mengasuh bayiku di siang hari sehingga waktuku bisa lebih panjang untuk online dan melakukan promosi, pasti enak. Atau kembali aku menggunakan software promosi otomatis berbayar seperti yang sebelumnya aku lakukan, atau pasang iklan di tabloid dan majalah. Tapi berapa budget yang harus keluar untuk itu? lagi2 kondisi dihadapkan pada faktor financial. Semua harus dihemat agar usaha tetap bisa berjalan. Hmm, Lantas bagaimana?
Aku hanya seorang ibu yang sedang memiliki bayi berusia satu tahun, yang kini sedang dalam masa tumbuh dan lucu2nya. Aku ingin tetap menikmati masa pertumbuhan bayi kecilku. Sementara aku juga tdk ingin membuat sang kakak cemburu dg fokusnya perhatianku pada si kecil. Dan akupun tetap ingin membantu suamiku dalam memenuhi kebutuhan kami sehari-hari. Banyak sekali keinginan idealku. Dan aku ingin semua bisa berjalan seiringan tanpa mengganggu satu sama lain.
Gimana caranya?
Yah, aku harus punya ipad. Dengan ipad aku bisa online saat menemani bayiku bermain, saat menemaninya tidur, saat sedang menyusui. Dengan ipad aku bisa melakukan promosi melalui facebook, web iklan dan menyapa semua pelangganku. Dengan ipad harapanku untuk tetap mendapatkan penjualan akan semakin mudah. Dengan ipad aku tdk perlu lagi bangun hingga tengah malam dan akhirnya aku sering tertidur saat harus sholat tahajud.
Bagaimana rencanaku untuk mendapatkan ipad?
Saat ini aku memiliki 2 netbook, dan beberapa HP selain blackberry. Dan aku harus menjualnya untuk bisa membeli ipad yang aku inginkan. Tapi masalah muncul lagi. Netbook Acer sudah terjual 2 juta, tapi aku lupa jika kakak belum bayar daftar ulang sebesar 1,7jt. Yah...akhirnya uang hasil penjualan netbook yang seharusnya bisa aku belikan ipad harus aku bayarkan untuk biaya daftar ulang anakku Rafy. Sedih..tapi ini demi anakku, aset terbesarku. Semoga Allah SWT memberi jalan lain untuk aku bisa mendapatkan ipad.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

Kamis, 02 Desember 2010

Alhamdulillah, kedua orang tuaku mau Umroh

Sore ini, kami sekeluarga berencana ke rumah orang tua. Kebetulan suami kakinya terkilir sehabis futsal td pagi dan berniat pijet ke tukang pijet langganan orang tuaku.
Hujan rintik menyertai kepergian kami ke rumah orang tua. Setibanya di rumah ibu kami ngobrol sambil menunggu adzan Maghrib. Setelah maghrib tukang pijetpun datang dan langsung memijat kaki suami yg terkilir. Saat hendak mengambil bantal ke kamar belakang aku dikejutkan oleh kehadiran seorang wanita berjilbab yg ada di dlm kamar tsb. Setelah bertanya pada Nita adikku barulah aku tau jika di adalah guru mengaji Ibuku. Alhamdulillah, (terucap dlm hatiku) akhirnya ibu mau belajar mengaji, tanpa berpikir lebih jauh mengapa dan ada apa.
Selesai belajar mengaji, ibu bercerita padaku bahwa ibu telah didaftarkan ayah untuk berangkat umroh. Mereka berencana umroh di tahun 2012. Subhanallah Alhamdulillah ya Allah.....

Rabu, 01 Desember 2010

Astaghfirullah...maafkan bunda ya sayang..

Pagi seperti biasa, aku terbangun pukul 04.30, ambil air wudhu dan sholat subuh. Selesai sholat aku nyalakan TV dan aku tune di MNCtv. Aku liat ada ustad Yusuf mansur yang memberikan tausiah tentang hikmah kejadian. Begitu serius aku dengarkan ceramahnya, selalu membuat hati menjadi adem dan membuat ingin selalu bersyukur kepada Allah SWT. Anak ke 2 ku terbangun, seperti biasa kakaknya selalu ikut terbangun bila si kecil bangun. Mereka berdua terlihat saling ngobrol dan bergurau dengan bahasanya sendiri, sementara aku serius menatap dan mendengarkan ceramah ustad Yusuf. Allahu akbar setiap aku menyaksikan ceramahnya seolah seperti memberi solusi terhadap masalah yg sedang aku hadapi, setidaknya solusi dalam menyikapi masalah dan mengingatkan untuk terus mendekatkan diri pada Allah SWT.

Minggu, 29 Agustus 2010

Nikmatnya Ngariung saat Berbuka Puasa

Berbuka puasa terasa lebih nikmat bila dilakukan bersama keluarga besar. Kumpul, ngariung, saling berebut lauk. Ada menu lalapan, ikan lele, sayur asam, dan sambel pete. Hmmm...terasa nikmat sekalee.
Menu takjil favoritnya adalah es blewah yang suegerr bila dingin. Padahal dokter bilang tidak baik berbuka dengan menu es. Lebih baik minuman hangat seperti teh hangat. Badan akan terasa segar setelahnya. Es hanya terasa segar di mulut, tapi membuat lemas badan.
Yaah, itulah saran dokter. Tapi kenyataannya...? Hahaha, tetep lebih suegerrr dan maknyusss bila minum yg dingin2. Glek glek glek...sruput...ah suegaaaarrrr. Selamat berbuka puasa ya...


Sent from my Berry®

Senin, 16 Agustus 2010

Hari ini kakak puasa penuh

Alhamdulillah...hari ini kakak(panggilan untuk putra pertamaku, Rafy) bisa puasa penuh. Awalnya hanya berniat puasa setengah hari seperti hari2 sebelumnya, tapi akhirnya bisa lanjut terus hingga maghrib.
Hari Minggu ini kami bermalam di rumah orang tua di Buduran. Seperti biasa setiap bertemu dg adik sepupunya Rafy selalu merasa gemes dan tak tahan untuk mencium adiknya. Selepas mandi pagi Rafy asik nonton TV sambil sesekali menggoda dg gemes adiknya Dio dan adik sepupunya Raya. Kegemesannya kadang membuatku dan bundanya Raya sedikit geregetan dg Rafy. Seringnya kami ngomel krn sering Rafy membuat adiknya menangis. Lelah diomelin krn menggoda adiknya sekitar jam 11.30 Rafy tertidur. Hingga jam 14.00 Rafy baru bangun. Begitu Rafy bangun dan melihat jam, dia terkejut dan berkata " yah..udah jam 2, aku ketinggalan dong buka puasanya". Terus Enin menyuruh Rafy untuk mencoba meneruskan puasanya hingga maghrib. Dan Rafypun menyanggupi. Alhamdulillah Rafy sudah mampu untuk menepatinya.
Menjelang buka, sebentar2 rafy tanya ke Eninnya, "kurang berapa jam bukanya Nin?". Yah...dasar anak kecil, tidak sabar dia ingin segera minum. Kebetulan sore ini Enin membuat es oyen sebagai takjil berbuka, yang nampaknya sangat segar dan manis bila dimakan.
Alhamdulillah...sore ini bisa berbuka puasa dengan nikmatnya di rumah Enin.
Semoga tidak hanya hari ini kakak berpuasa sehari penuh.

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

Minggu, 08 Agustus 2010

Asiknya mudik

Mudik lagi setelah 2 tahun yang lalu kami sekeluarga ke Bogor. Kampung nenek moyang keluarga besar kedua orang tuaku. Ternyata sangat mengobati kerinduanku akan masa kecil yang hampir tiap tahun mudik berlebaran bersama Emah dan Ipih (panggilan untuk nenek dan kakekku)
Bersama ayah, ibu, suami dan kedua putraku, kami kembali pulang ke Bogor dalam rangka menghadiri acara pernikahan si Ajeng, putri bungsu dari bibiku.
Kunikmati perjalanan dan suasana saat tiba di Bogor. Meski sering tersasar karena lupa jalan, aku dan suami tetap enjoy dan selalu tertawa, kami nikmati saja perjalanan yg mondar mandir, hihihi...
Perjalanan berangkat hingga tiba di Bogor cukup lancar, acara demi acara kami lalui dengan enjoy. Bahkan kami sempat jalan2 ke Tajur, pusat perbelanjaan tas di Bogor. Makan asinan bogor dan touge goreng juga tak terlewatkan. Hotel yang kami tempati juga cukup nyaman. Si kecilpun merasa nyaman dan tidak rewel sama sekali. Loh, kok tinggal di hotel? Bukannya banyak family? Hehe betul banyak family, tapi jika sedang punya hajat, biasanya rumah akan terasa ramai dan bising. Kami hanya memikirkan untuk kenyamanan sikecil yang baru saja berusia 2 bulan.
Perjalanan pulang kami start dari rumah kakakku di Cilodong. Suami memutuskan ingin lewat Bandung dan lanjut ke jalur selatan. Dalam perjalanan pulang kami sempatkan mampir ke Taman Safari dan Taman bunga di Jonggol. Sungguh menyenangkan.
Alhamdulillah kami bisa sampai selamat hingga di Sidoarjo kembali.
Semua kembali dalam kondisi sehat, syukur alhamdulillah.


Sent from my Berry®

Sandio putra ke 3 ku

Tak terasa sudah dua bulan usia putra kecilku sejak 4 Juli 2010 lalu dia terlahir. Dio biasa kami panggil, kakaknya bernama Rafy sangat menyayangi dan selalu gemes sama si kecil. Saking gemesnya, jika mencium, pipi adiknya sampai merah dan basah. Jika dilarang apapun bagian tubuh mungil si kecil akan diciumnya. Bandelnya sang kakak yang suka gemes2in adiknya saat tidur kadang membuatku sedikit jengkel. Seharusnya banyak yang bisa kukerjakan saat sikecil tertidur jadi selalu terganggu oleh jailnya sang kakak.

Habatnya Dio, bayi usia 2 bulan yang sudah pergi hingga Jakarta, Bogor dan Bandung. Dan alhamdulillah, sejak kepulangan dari bepergian itu kondisinya tetap sehat dan ceria.
Saat ini dia sedang tertidur pulas. Wajahnya tampak lucu sekali. Makhluk tanpa dosa dan beban hidup. Begitu suci dan lugu. Seolah apapun nasib yang datang menimpanya diterimanya dg ikhlas, dia hanya menangis saat lapar, pipis atau buang air. Bila dicuekin dia hanya bisa menangis, tanpa menuntut apa2. Dan bila dirawat, pasti dia akan merasa bersyukur karena begitu disayangi.
Bayi kecilku, bunda akan merawatmu sekuat kemampuan bunda. Apapun akan bunda perjuangkan untuk kemajuan hidup kedua putraku.
Do'akanlah ayah dan bunda sayang.....
Semoga bisa terus mendampingi kalian hingga dewasa nanti. Hingga kalian sudah benar2 bisa bertahan hidup tanpa kami orang tuamu.
Rafy dan Sandio, bunda akan selalu menyayangi...
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

Senin, 14 Juli 2008

Happy B'day for my sweet heart....


Nggak terasa, jagoanku dah 6 tahun nih........ Rasanya baru kemarin aku menggendongnya, memakaikan popoknya, memandikannya. Wiihh...waktu terasa begitu cepat berlalu, seiring bergulirnya liku perjalanan hidup, dan engkau selalu hadir bagai lilin yang memberikan lentera bagi kami.
Ceriaamu selalu menghibur, lucumu selalu membuat kami haru. Selamat Ulang Tahun sayang....... Bunda akan selalu ada untukmu, menemanimu, menjagamu sampai engkau mampu untuk terbang sendiri mengarungi dunia. Bahagialah selalu untuk dirimu, bahagialah selalu untuk orang2 di sekitarmu, bahagialah untuk semua yang tersayang dan selalu menyayangimu.

Entri Populer

 
Blogger Templates