Minggu, 12 Oktober 2008

Mengatasi masalah dengan hati

Kehidupan memiliki permasalahan yang begitu kompleks. Dalam permasalahan yang kita hadapi, pernahkah kita berfikir untuk membantu orang lain dalam memecahkan masalahnya? Barangkali yang terbersit dalam pikiran kita adalah "boro2 membantu menyelesaikan masalah orang lain, masalah saya sendiri sampai saat ini masih juga belum selesai" cape deh...

Persoalan yang mungkin menurut kita begitu rumit untuk diselesaikan, akan sedikit lebih ringan bila kita berfikir ringan, buat masalah menjadi lebih simpel. Kembali lagi buka hati untuk ikhlas menerima masalah tersebut, introspeksi dan segera cari jalan keluar. Bila ada teman, saudara atau siapapun juga yang memerlukan pertolongan kita dalam membantu masalahnya, segeralah bantu. InsyaAllah dengan ikhlas kita membantu maka Allah akan membantu persoalan kita. Amin

Enterpreneur dan Sufipreneur...apa yang membedakan?

Dalam sebuah artikel yang pernah saya baca ada yang menarik perhatian saya. Yaitu tentang basic pengertian dan pemahaman Enterpreneur.

Entrepreneur manajemen bisnis pada umumnya meletakkan tujuan atau target menjadi bagian yang amat penting. Sehingga pada prakteknya sering kali pola ini tidak memperdulikan proses dalam mencapai tujuan. “Yang penting hasilnya mana?!”. Sedangkan Sufipreneur meletakkan proses sebagai substansi. Sedangkan tujuan ditempatkan pada ‘serah diri’. Bukan berarti sufipreneur tidak punya tujuan hidup. Namun sufipreneur sadar bahwa keputusan terbaik adalah keputusan Allah. Bahwa penciptanya lah yang lebih tau apa yang terbaik untuk dirinya. Oleh karena itu tujuan dan hasil diserahkan sepenuhnya pada Allah.

Dari tulisan tersebut, saya bisa simpulkan bahwa ikhlas adalah jalan kita untuk untuk selalu berserah diri pada yang Maha Khaliq. Apapun usaha atau bisnis yang kita jalani adalah semata2 ikhtiar kita dalam menjalani roda kehidupan. Jauh di luar kemampuan kita Allah harus selalu menjadi tujuan akhir. Karena Allah adalah penentu segalanya. Somoga kita senantiasa mendapat petunjuk dan perlindunganNya. Amin

Senin, 06 Oktober 2008

Kiat Sabar

Sepanjang kehidupan manusia, problem silih berganti datang, karena makna kehidupan itu sendiri adalah bagaimana menghadapi problem. Secara teologis, problem kehidupan adalah tantangan yang akan mengklasifikasi mana orang-orang baik dan mana orang jahat, mana orang
yang tahan uji dan mana orang yang lemah. Secara teori, orang mukmin akan selalu beruntung, karena ia bersyukur ketika memperoleh keberuntungan dan bersabar ketika menghadapi kesulitan. Sebaliknya orang tak beriman selalu tak beruntung, ketika memperoleh keberuntungan ia lupa diri dan ketika menghadapi kesulitan berat ia lupa ingatan. Sabar ialah tabah hati tanpa mengeluh dalam menghadapi cobaan dan rintangan, dalam jangka waktu tertentu, dalam rangka mencapai tujuan.

Untuk dapat bersabar, agama Islam mengajarkan adab sebagai berikut:

Tahan ketika menghadapi hantaman pertama. Rasulullah pernah bersabda: Innamassabru indassad matil uulaa, Artinya: Sabar yang sesungguhnya ialah ketika menghadapi hantaman pertama.

Ketika ditimpa musibah, segera mengingat Allah dan mohon ampunannya. Firman Allah yang  Artinya: (Orang-orang yang sabar ialah) mereka yang ketika ditimpa musibah, berkata; sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Nya. (al Baqarah: 156)

Tidak menampakkan musibahnya kepada orang lain, seperti yang dicontohkan oleh istri Abu Talkhah (Ummu Sulaim) ketika ditinggal mati anaknya. (dikisahkan dalam hadis Riwayat Muslim)

Sabar menghadapi semua cobaan dengan ikhlas kepada Allah. Allah berfirman dalam hadis Qudsy: Hambaku yang mukmin, yang bersabar dengan pasrah kepadaKu ketika kekasihnya Aku panggil kembali (mati), kepadanya tak ada balasan yang layak dari Ku selain sorga.

(oleh Abdul Aziz)

Rabu, 13 Agustus 2008

TDA Surabaya...bersama Ning Harmanto














Hari sabtu, 9 agustus 2008 kemarin TDA surabaya kadatangan tamu penting ( ceileehh..) Ibu Ning Hermanto bersama suami (TDA Jakarta) dan Pak Bambang bersama istri (TDA Yogyakarta). Ibu Ning harmanto adalah seorang pengusaha dan pencetus produk herbal mahkota dewa. Orangnya asik banget, ngocol tapi serius. Suasana bener-bener dibuat hidup oleh beliau. Pipiku sampe ngilu krn kebanyakan ketawa,..hehe…. Banyak banget pengalaman berharga yang di share kepada kita2 yang pemula. Makasih banyak bu Ning, akan saya jadikan sebagai motivasi dalam perjalanan usaha saya yang penuh dengan liku2 ini ( weh…kok jd sedih nih..). Sayapun sempat bertanya gimana solusi praktis bila ada persaingan dalam usaha? Beliau dengan smart menjawab dan menerangkan dengan gambling. Beliau memiliki kiat dan resep untuk bias tahan terhadap jenis masalah2 seperti ini, yaitu dengan berpedoman pada jangan SKM, Apakah itu?


Entri Populer

 
Blogger Templates